Senin, 07 Maret 2011

Lagi, Smansa Peroleh Perlengkapan Laboratorium


WATAMPONE, Radar Bone--. Untuk kesekian kalinya Smansa memperoleh bantuan. Kali ini, sekolah berlabel unggulan dan Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (RSKM) itu mendapatkan bantuan perlengkapan laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bone yang dananya dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)
Kepala SMAN 1 Watampone, Drs. Massempirang, saat ditemui disela-sela bedah buku, Minggu, 6 Februari Kemarin. Masseppirang mengemukakan bahwa selama ini Smansa kerap kali mendapatkan bantuan serupa. Bahkan ia sudah tidak bisa menyebutkan semua bantuan itu. "Sudah banyak, susah untuk disebut satu persatu, tapi perlengkapan yang diberikan hanya untuk program studi IPA", Lanjutnya.
Masseppirang juga mengemukakan, selain Smansa sejumlah sekolah juga mendapatkan bantuan serupa
"Semua sekolah dapat, sebenarnya soal laboratorium ini merupakan anggaran 2010 yang baru cair 2011 ini. Sekolah memang meminta pada dinas, dan ada prosedur memang yang harus dilalui", paparnya.
Sementara itu, guru bidang studi sebagian mengeluhkan bantuan itu. Pasalnya sejumlah alat praktek utama tidak ada semisal neraca. "Sayangnya, masih ada alat praktek yang tidak ada", tutur salah seorang guru yang tak mau dikorankan namanya. (Mg04/tur/C).

Sukses, Bedah Buku LPS

WATAMPONE, RB-- Lembaga Pers Siswa (LPS) SMAN 1 Watampone sukses menggelar bedah buku Sastra yang berisi kumpulan cerita pendek berjudul empat musim cinta yang bertempat di Aula SMAN 1 Watampone, Minggu, 6 Februari, kemarin.
Hadir sebagai nara sumber, Drs H Muh Arsyad Laja, M Pd yang juga pengawas SMA/SMK Kab Bone. Sementara, tiga penulis buku empat musim cinta itu, yakni Andi F Yahya, kini malanjutkan studi S2 di Seoul National University Korea, Andi Fauziah Yahya, alumni University South Australia, dan S.A.Z Al-Fansyour, kini mengabdi di SMAN 1 Watampone, sekaligus ketiganya merupakan alumni di almamater itu, langsung turut hadir sebagai pemateri bedah buku.
Kegiatan itu sendiri diikuti beberapa guru, dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Ketua panitia dalam sambutannya mengatakan kegiatan itu dilatar belakangi kurangnya minat pelajar untuk menulis dan membaca buku terutama buku-buku sastra.
Sementara Pembina LPS, Saturdi Hamid, S Pd, berharap dengan adanya kegiatan itu mampu memotivasi pelajar dan tenaga pendidik untuk mencintai buku dan berupaya mengikuti jejak para penulis.
Hal senada juga dikemukakan Kepala SMAN 1 Watampone, Drs. Masseppirang saat membawakan sambutannya. Hanya saja ia menekankan untuk bisa sukses harus memupuk kedisiplinan. Karena kedisiplinan merupakan kunci bagi orang-orang sukses.
(mg04/tur/C)

SMAN 1 Dominasi Pra Olimpiade Matematika


WATAMPONE, RB--Siswa SMAN 1 Watampone kembali mengukir prestasi gemilang. Kali ini, siswa sekolah unggulan tersebut, mendominasi juara dengan menyabet juara pertama sampai juara ketiga pra Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matemarika tingkat SMA se-Kab Bone, yang diadakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA yang digelar di Laboratorium Fisika SMAN 1 Watampone, Sabtu, 5 Februari lalu. Ketiganya masing-masing Sadli Sadikin (Juara pertama), Hanna Rosalina (Juara kedua) dan Samsul Alim Bahri (Juara ketiga), ketiganya kini duduk di kelas XI IPA.
Kegiatan itu sendiri diikuti 41siswa yang berasal dari beberapa SMA yang ada di Kab Bone.
Menurut salah seorang pengurus MGMP Matematika, Drs. Bustang, kegiatan itu, untuk mengukur dan menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal OSN. "MGMP ingin mengetahui kemampuan siswa kita sejauh mana mampu menyelesaikan soal-soal OSN. Apalagi dalam waktu tidak lama akan diadakan lomba OSN tingkat kabupaten dan tingkat propinsi", ujarnya.
Mereka yang terjaring sepuluh besar lanjut Bustang, akan diberikan pembinaan khusus agar mereka bersiap untuk menghadapi OSN tingkat propinsi yang persaingannya jauh lebih ketat.
Diakui Bustang, kegiatan ini kali pertamanya, bahkan baru MGMP Matematika yang melaksanakannya. Hal itu dilakukan agar siswa mampu meningkatkan kompetensi siswa. "Bukan tidak mungin, bisa dilakukan MGMP lain", jelasnya.
Hal senada dikemukakan sekertaris MGMP Matemati, Muh Yunus S Pd, selama ini siswa di kabupaten Bone, belum mampu menunjukkan tajinya di tingkat propinsi apalagi tingkat nasional. Tapi dengan kegiatan pra olimpiade itu, diharapkan siswa bisa berprestasi lebih baik lagi. "Setelah pra olimpiade ini, yang masuk sepuluh besar akan diberikan pembinaan khusus. Entah siswa yang mendatangi pembinanya atau pembinanya yang menentukan tempat pembinaan. Semua kami serahkan kepada masing-masing pendamping", urai Yunus yang juga guru SMAN 4 Watampone itu.
Salah seorang guru SMAN 1 Bengo yang mendampingi siswanya, Eriks, S Pd, mengemukakan kegiatan ini akan semakin membuat siswa matang dalam mengerjakan soal. Apalagi mata pelajaran Matematika dikategorikan pelajaran yang sulit. "Adanya kegiatan ini, menjadikan siswa bisa mengetahui kemampuan dirinya. Sehingga termotivasi untuk lebih giat belajar'', katanya.
Hanya saja, Ketua MGMP Matematika, Drs H Yuddink masih sangsi siswa di Kab Bone bisa tembus di tingkat propinsi apalagi tingkat nasional, melihat hasil pekerjaan dan tingkat persaingan yang cukup tinggi. Bukan hanya itu, di Sulsel sejumlah SMA unggulan juga melakukan persiapan yang jauh lebih terorganisir.
"Berat siswa kita bisa bersaing", singkatnya.
Sebagai motivasi kepada pemenang, MGMP Matematika hari itu menyerahkan hadiah buku yang telah disiapkan salah satu penerbit yang ada di Watampone. (tur)

Athirah Buka Pendaftaran Guru


WATAMPONE, RB--Ini kabar gembira bagi lulusan perguruan tinggi, pada pekan depan, Sekolah Islam Athirah (SIA) akan membuka penerimaan guru yang akan ditugaskan mengajar di SIA yang terletak di Poros Jalan Panyula. Hal itu dikemukakan Direktur SIA Makassar, Drs. H. Asnawi Makkatutu MM saat berkunjung ke redaksi harian Radar Bone, Jum'at, 4 Februari kemarin.
H Asnawi yang membawa beberapa stafnya diterima Pemimpin Redaksi Harian Radar Bone, Muh Bachtiar Sairing.
Dikatakanya, guru-guru yang akan diterima tersebut 40 persen diprioritaskan putra daerah. Bagi yang diterima nantinya akan dibina di Makassar selama empat bulan. "Pada saat tahun ajaran baru mendatang, mereka sudah bertugas", tuturnya.
Pesyaratan untuk diterima tidak lah susah, cukup calon pengajar memiliki keahlian mumpuni dalam mengajar. Selain itu mereka siap untuk diasramakan karena SIA merupakan sekolah berbasis boarding school alias sekolah berasrama. " Karena pembangunan sementara berjalan, guru dan siswa akan dikontrakkan rumah warga sebagai asrama",
Untuk mengetahui lebih lanjut persyaratannya, Humas SIA, Tawakkal Kahar S Pd, menyarankan agar calon peserta mengakses website SIA dengan alamat: www.sekolahislamathirah.sch.id
Bagaimana dengan penerimaan siswanya, H Asnawi mengungkapkan sementara hanya akan menerima 60 siswa dengan rincian dua kelas SMP dan dua kelas SMA,masing-masing kelas akan diisi 30 siswa.
SIA sendiri bakal menjadi ikon pendidikan di kota ini, pasalnya SIA akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga diantara nya kolam renang yang akan dibuka juga untuk umum, lapangan basket, fasilitas olahraga lainnya. Untuk merealisasikan fasilitas itu, saat ini SIA memiliki luas tanah enam hektar.

Sementara Bahtiar Sairing yang menerima rombongan SIA, mengungkapkan kebanggaannya atas dibukanya SIA tersebut. "Semoga keberadaan sekolah ini dapat menjadi pilihan baru bagi orangtua untuk menyekolahkan anaknya", ungkapnya, (tur)

IGHI Sayangkan Pemangkasan Honorarium Guru


WATAMPONE, RB--Adanya pemangkasan honorarium guru dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 37/2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana BOS tahun anggaran 2011, sangat disayanglan Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI) Kab Bone sangat merugikan guru yang berstatus honorer. Permendiknas yang mengatur adanya pembatasan honor dari bantuan operasional sekolah (BOS) untuk guru honorer akan memberatkan guru-guru honor di daerah.

Ketua IGHI Kab Bone, Mukhlis S Pd, mengatakan
keberadaan Permendikas baru tersebut telah mengebiri rasa keadilan guru honor. "Kami sangat menyayangkan dengan adanya Permendiknas ini karena mengkerdilkan peran guru honor, yang notabene selama ini banyak menbantu proses pembelajaran di sekolah", ungkapnya kepada Radar Bone, Jum'at, 4 Februari.

Untuk menyikapi hal tersebut, dalam waktu dekat IGHI akan melakukan koordinasi dengan dengan IGHI tingkat Propinsi menyikapi adanya aturan baru tersebut.
"kami berharap Permendiknas ini bisa direvisi tahun depan karena sangat merugikan gunur honor", tuturnya.

Dikatakan Mukhlis seharusnya guru honor tidak dikurangi gajinya. Bahkan kalau perlu diberikan penghargaan karena perannya selama ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam permendiknas itu disebutkan, maksimum penggunaan dana untuk belanja pegawai bagi sekolah negeri sebesar 20%. Kontan hal ini mendapatkan reaksi dari guru honor.

Sementara Sekertaris Diknas Pendidikan Kab Bone, Drs. H. Bustan Ramli, M Si, mengungkapkan beberapa waktu lalu, tak bisa merubah aturan tersebut karena aturan itu ditetapkan oleh pusat.
"Aturannya sudah seperti itu. Jadi kita hanya mengikutinya", ungkapnya. (tur)

Selasa, 12 Oktober 2010

Akhyar di Usia 1 Tahun 7 Bulan


Aku dah besar N bisa jalan. Hore....lagi 1 bulan aku bisa berlari.

Rabu, 29 September 2010

Masjid Nurul Yaqin Akhirnya Rampung


Akhirnya setelah dinanti begitu lama, akhirnya Masjid Nurul Yaqin yang berada di kompleks BTN Dea Permai Kelurahan Masumpu Kecamatan Tanete Riattang Kab.Bone. Dan syukur lagi saat peresmian tanggal 09 Agustus 2010 yang datang mersemikan adalah Bapak Wakil Bupati Bone, Drs. H. Andi Said Pabokori.